Indonesian Idol vs New AFI

Kita semua tentu sudah tau dua ajang pencarian bakat Indonseian Idol dan Akademi Fantasi Indosiar (AFI) dimana keduanya sama-sama menjaring orang-orang berbakat khususnya dalam bidang bernyanyi. AFI adalah program Indosiar yang diadaptasi dari "La Academia" di Meksiko. AFI ditayangkan pertama sekali pada tahun 2003 dan merupakan salah satu pelopor ajang pencarian bakat di Indonesia. Awal kemunculannya, AFI berhasil mencuri hati penonton dan mendapat rating acara paling tinggi kala itu. AFI tayang terakhir kali pada tahun 2006 dan setelah itu dihentikan untuk sementara.


Pada tahun 2013 pihak Indosiar mencoba menghidupkan kembali acara ini dengan mengusung nama "NEW AFI 2013". Walaupun mengusung nama "New AFI 2013" tetapi konsep yang diusung masih hampir sama dengan yang sebelumnya. Setelah New AFI 2013 berjalan beberapa bulan dan memasuki babak 7 besar di penghujung tahun 2013 ini, saingan terbesar pun muncul di acara TV sebelah yaitu "INDONESIAN IDOL 2014". Indonesian Idol adalah program acara dari RCTI yang diadopsi dari POP IDOL di Inggris yang mencari idola berdasarkan vocal (tarik suara).

Akademia New AFI 2013 yang masuk dalam 7 besar

Indonesian Idol musim pertama ditayangkan pada tahun 2004 dan mulai mencuri hati penonton Indonesia. Indonesian Idol musim pertama (2004) sampai musim kelima (2008) ditadakan sekali setahun, dan setelah itu diadakan sekali setahun. Indonesian Idol perlahan namun pasti berhasil meraih rating luar biasa dan berhasil meraih penghargaan Panasonic Award pada tahun 2005 dan 2006. Kini Indonesian Idol sesungguhnya akan tayang mulai Januari 2014 setelah menjaring peserta melalui audisi di beberapa kota besar di Indonesia.

Komentator sekaligus juri New AFI 2013

Walaupun baru akan dimulai pada tahun 2014, namun di penghujung tahun 2013 ini Indonesian Idol sudah tayang di RCTI sejak Jumat, 27 Desember 2013 pukul 21.00 WIB. Acara ini bersamaan dengan acara New AFI 2013 yang ditayangkan di Indosiar. Kedua acara ini tentu memiliki penggemar masing-masing, namun seperti yang terjadi beberapa tahun belakangan ini ajang pencarian bakat yang diadakan Indosiar memiliki lebih banyak penggemar dan berhasil menjadi trending topic di Internet. Walaupun Indonesian Idol 2014 di awal acaranya hanya menayangkan liputan sewaktu audisi, akan tetapi acara ini sudah berhasil menjadi perbincangan hangat di media social.

Komentator sekaligus juri Indonesian Idol 2014

New AFI 2013 yang telah tayang lebih awal beberapa bulan dari Indonesian Idol 2014 seolah langsung terbenam di pertengahan acaranya. Memang dari awal diadakannya New AFI 2013, rating acaranya tergolong biasa saja. Hal ini terlihat dengan tidak begitu hebohnya topic pembicaraan tentang acara ini di Internet. Dengan berbagai kontroversi yang muncul di acara New AFI 2013 ini, acara ini perlahan mulai kurang disukai penonton. Indonesian Idol dan AFI pasti memiliki kontroversi di acaranya masing-masing, kini persoalannya bagaimana tim kreatif memanfaatkan hal negatif tersebut menjadi hal positif. Kontroversi bisa memberi efek untuk mendongkrak rating dari sebuah acara, akan tetapi dapat juga meredupkan rating acara tersebut. Tim kreatif acara harus jeli dan pintar memanfaatkan sebuah kontroversi agar hal tersebut bisa mendongkrak rating dari acaranya.

Host Indonesian Idol

Faktanya memang di masa sekarang ini, acara-acara pencarian bakat dari RCTI lebih disukai penonton Indonesia. Oleh sebab itu tim kreatif dari pencarian bakat di TV lain harus membuat terobosan baru dengan menciptakan ide-ide brilian maupun yang tergolong gila-gilaan sekalipun. Indonesian Idol dan Akademi Fantasi Indosiar (AFI) sebenarnya sama-sama dilatarbelakangi bisnis, jadi bagaimanapun juga ada keputusan-keputusan di acara TV tersebut yang menuai kontroversi yang sebenarnya itu dirancang untuk menyelamatkan bisnis dunia hiburan tersebut. Penonton harus menerima hal tersebut walaupun kadang mengecewakan

Host New AFI 2013 (Kini Bianca digantikan Rina Nose)

Dengan tayangnya Indonesian Idol 2014 dan New AFI 2013 ini secara bersamaan, jadi mari kita saksikan saja perkembangannya kedepan :) Masing-masing ajang pencarian bakat ini memiliki kelebihan kekurangan dan memiliki fans fanatik tersendiri untuk meramaikan acara tersebut. So, kamu termasuk penggemar acara mana, apakah penggemar acara Indonesian Idol yang ditayangkan RCTI atau penggemar acara New AFI 2013 yang ditayangkan Indosiar atau penggemar kedua-duanya? Jawab dalam hati masing-masing ya :) atau memberi comment dibawah ini juga boleh :) <sumber photo: page FB indonesianidol & newafi.com>

Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "Indonesian Idol vs New AFI"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Afi kurang berkembang krn msh pake stok lama. Tri utami dan adi nugroho. Komen juri yang sok idealis justru menjatuhkan afi sdr. Panggung krg megah dibanding ind idol.bagusan acara the voice indonesia.

    ReplyDelete
  3. liat Indonesian Idol saat ini, takutnya pemenang juara 1 nya gak jauh beda sama dengan pemenang factor X, apalagi ahmad dhani masih ada. pesimis ngirim sms buat dukung. buat apa kita sibuk ngesms ataunonton jika hasil akhirnya malah menjatuhkan pamor penyanyi indonesia. gak lucu kan jika bisikan negara lain "aneh ya pemenang factor x malah mutunya hanya seperti itu"

    ReplyDelete
  4. Setelah jadi juara kebanyakan gampang meredup. Mereka bisa populer lagi karena perjuangan juga. Feri buktinya gak dengar namanya

    ReplyDelete
  5. aku mendukung bakat penyanyinya bukan acaranya, dari AFI suka, Idol juga suka, yg membuat suka karena bakat yang khas dari peserta,
    AFI, dukung STEFANY dan KEVIN
    Idol, Belum nemuin idola q

    ReplyDelete