Jalan-Jalan ke TigaRas

Ini adalah ceritaku ketika melakukan traveling ke tepian panai Danau Toba di Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Acara jalan-jalan ini kami lakukan seusai mengikuti peringatan Hardiknas Kabupaten Simalungun 2014 yang kebetulan dilakukan di Kecamatan Dolok Pardamean Simalungun. Rombongan kami berjumlah 7 orang yang merupakan perwakilan dari SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon untuk mengikuti Hardiknas Simalungun 2014. Jalan yang ditempuh menuju Tiga Ras berkisar kurang lebih 1 jam melalui perjalanan berliku dan mnurun.

Pemandangan Danau Toba dari Tugu Perjuangan

Tempat menarik pertama yang kami singgahi adalah TUGU PERJUANGAN TNI STOOTTRUP BRIGADE "A" DIVISI X KOMANDEMEN SUMATERA. Tugu perjuangan ini terletak di tepi jalan utama menuju Tiga Ras dan dari tempat ini kita bisa memandang indahnya Danau Toba yang luasnya meliputi 7 kabupaten/kota yang berada di Provinsi Sumatera Utara (Kebayangkan bagaimana luasnya?). Setelah narsis disekitar tugu sebagai kenang-kenangan, perjalan kami lanjut menuju Tiga Ras. Rencananya kami mau refreshing sejenak di Pantai Paris Tiga Ras.



Pohon mangga menjadi tanaman yang mendominasi terlihat disepanjang perjalanan. Pohon mangga yang tidak begitu tinggi tapi berbuah lebat sangat menakjubkan, sayangnya pada saat itu mangganya masih mengkal dan belum musim panen. Setelah tujuan semakin dekat, jalanan yang tadinya bagus mulai berubah kurang bagus. Perjalanan kami terhenti sejenak setelah sampai di pelabuhan kapal Ferry penyeberangan di Danau Toba menuju Simanindo Pulau Samosir. Karena kami belum pernah dari tempat ini, kami mencoba menanyakan tempat keberadaan "Pantai Paris" kepada salah satu warga yang berada disana. Ternyata dari keterangan warga yang kami tanyakan tadi, persimpangan menuju "Pantai Paris" telah kami lewati sekitar 500 meter.



Karena sudah malas untuk memutar arah, akhirnya perjalan kami lanjutkan saja menuju tempat rekreasi tepi pantai Danau Toba di Tiga Ras yang disebut dengan "Batu Hoda". Ditempat ini kami beristirahat dan bersantai sejenak yang kebetulan pengunjung di tempat ini tidak begitu ramai. Tempat ini begitu asri dan indah, namun kurang penanganan untuk memberikan fasilitas yang lebih beragam. Makanan ditempat ini juga susah didapat pada hari biasa walaupun terdapat mini cafe. Seperti biasa aktifitas foto-foto menjadi hal wajib bagiku jika sedang melakukan traveling.



Setelah waktu menunjukkan pukul 16.00 WIB, kamipun pulang kembali menuju kota Parapat tercinta. Pemandangan lain yang cukup mengagumkan di perjalanan pulang adalah pemandangan tanjung unta dan bangunan ikan mas raksasa yang dulunya mau dijadikan restauran. Perjalann pulang lumayan dingin karena diguyur hujan lebat, oleh karenanya kami sempatkan mampir sejenak di salah satu warung tuak di daerah tanjung dolok sekedar untuk minum satu dua gelas sebagai penghangat badan :D Kami tiba dengan selamat di kota Parapat sekitar pukul 18.00 WIB dan ini menjadi pengalaman yang terlalu indah untuk dilupakan.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Jalan-Jalan ke TigaRas"

  1. Perjalanan yg menyenangkan di daerah yang indah ya Bang.
    Jika boleh tahu, itu jalannya naik apa yah? kereta sendiri, mobil, atau angkutan umum?

    ReplyDelete