Suasana Hari Guru di SMP 1 Parapat

Peringatan hari guru telah berlalu akan tetapi menyisakan banyak cerita tentang aku, dia, mereka, dan kita semua :) Hari guru dirayakan secara nasional di Indonesia setiap tahunnya pada tanggal 25 November. Tahun 2013 ini merupakan perayaan hari guru yang ke-68. Setiap unit sekolah melalui OSIS mengadakan berbagai kegiatan mulai dari lomba antar siswa maupun lomba antar guru untuk memeriahkan perayaan ini. Begitu juga dengan sekolah tempat diriku bertugas saat ini menjadi guru honor, yaitu SMP N 1 Girsang Sipangan Bolon.



Untuk memeriahkan perayaan hari guru ini, pengurus OSIS merencanakan berbagai kegiatan lomba khusus untuk siswa saja dan memberi cinderamata seadanya kepada para guru dan pegawai. Rencana ini tentu harus mendapat dukungan dari orang tua siswa melalui komite sekolah, dan berdasarkan hasil pertemuan OSIS, Pembina OSIS, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan Perwakilan Orang Tua Siswa maka rencana inipun disetujui. Adapun penyelenggaraan lomba diadakan satu hari penuh pada hari Jumat, 22 November 2013 mulai pagi sampai pukul 12.00 WIB. Adapun lomba yang dipertandingkan adalah lomba memindahkan air pakai sendok, lomba tarik tambang, dan lomba membawa kelereng dalam sendok.

Pertandingan ini adalah pertandingan antar kelas mulai dari kelas 7 (terdiri dari lima kelas), kelas 8 (lima kelas), dan kelas 9 (empat kelas). Juara yang diambil dari tiap lomba adalah hanya juara 1, 2, dan 3 saja secara global. Pertandingan pertama yang dipertandingkan dan cukup seru adalah tarik tambang. Setiap kelas menentukan 10 orang "algojonya" untuk bertanding dan mereka berusaha memenangkan pertandingan ini karena termasuk juga menyangkut gengsi dari kelasnya masing-masing :)




Setelah lomba tarik tambang selesai, acara lomba dilanjutkan dengan lomba memindahkan air menggunakan sendok dimana setiap kelas terdiri dari 30 peserta. Pertandingan terakhir adalah lomba membawa kelereng dalam sendok yang tiap kelas mengutus 10 orang utusannya. Tepat pukul 12.00 WIB seluruh kegiatan lomba selesai, akan tetapi kelas yang berhasil menjadi juara harus bersabat menerima hadiahnya karena pembagian hadiah dilakukan pada hari Senin, 25 November 2013 pada saat upacara hari guru.




Pada hari Senin 25 November 2013 merupakan hari yang ditunggu-tunggu dan menjadi puncak perayaan. Para guru, pegawai, siswa, dan komite sekolah bersiap untuk mengadakan upacara hari guru ke-68. Pemimpin upacara diemban oleh Pratama Pramuka yaitu Tagor Aritonang. Pembina upacara pada perayaan hari guru ke-68 ini adalah Kepala Sekolah yaitu Bapak Rejekinta Sinulingga, SPd. Ibu Konna Sitinjak, SPd bertugas membacakan "Kode Etik Guru Indonesia" sedangkan Bapak Sihol Gurning, SPd bertugas membacakan "Ikrar Guru Indonesia".




Di penghujung upacara diadakan penyerahan bunga dan salam-salaman sambil menyanyikan lagu Hymne Guru "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" ciptaan Bapak Sartono. Vocal solo dan pembacaan puisi juga menambah semarak peringatan hari guru ini. Tak ketinggalan diumumkan juga sekaligus pembagian hadiah bagi pemenang berbagai lomba yaitu juara lomba olahraga ditambah juara lomba karya tulis. Terakhir diadakan makan snack bersama antara siswa, guru, pegawai, dan komite sekolah. Perayaan hari guru ini memang terlihat sederhana, tapi memberi arti dan semangat yang luar biasa. Selamat Hari Guru...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suasana Hari Guru di SMP 1 Parapat"

Post a Comment